PENGERTIAN TOKO ONLINE
Ditujukan
untuk memenuhi tugas mata kuliah
Cyber
Media
Disusun
Oleh :
Rizki
Agustian 122050039
UNIVERSITAS
PASUNDAN
PROGRAM
STUDI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS
ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
BANDUNG
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan yang maha esa, karena atas rahmat-Nya jualah, kami dapat menyelesaikan makalah tentang pengertian Toko Online ini yang lebih dikhususkan kepada pembahasan tentang belanja online. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam memberikan masukan dan kritik yang membangun yang dapat menjadikan makalah ini lebih lengkap dan lebih layak sebagai informasi.
Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada Bp. Drs Patria Hidayat. Selaku dosen
pembimbing mata kuliah Cyber
Media yang telah berkenan memberikan informasi tentang materi yang akan kami
bahas.
Kami menyadari makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh
karena itu, kami senantiasa mengharapkan masukan dan penyempurnaan makalah ini.
Akhirnya, semoga makalah ini dapat bermanfaat.
Bandung, 17 Desember 2014
Bandung, 17 Desember 2014
Penulis
Rizki Agustian
DAFTAR ISI
BAB
I : PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
BAB
II : PEMBAHASAN
1. Pengertian Toko Online
2. Perkembangan Toko Online
3. Pelanggan Toko Online
4. Keuntungan Belanja Online
5. Kerugian Belanja Online
BAB III : PENUTUP
1. Kesimpulan
2. Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Toko Online
atau umum dikenal sebagai e-commerce (Electronic Commerce), adalah tipe
industri dimana penjualan dan pembelian produk atau layanan dilakukan secara
sistem elektronik seperti Internet atau jaringan komputer lainnya. E-commerce
menggunakan teknologi seperti Mobile Commerce, Transfer Dana Elektronik, Manajemen
Stok, Internet Marketing, Proses Transaksi Online, Pertukaran Data Elektronik /
Electronic Data Interchange (EDI), Manajemen Inventory, dan Manajemen Data
System Otomatis. Sistem commerce moderm umumnya menggunakan World Wide Web
(WWW) untuk siklus transaksinya, meskipun saat ini telah berkembang lebih jauh
menuju teknologi seperti e-mail, perangkat mobile, social media dan telepon.
Toko Online
retail memiliki form yang memungkinkan konsumen untuk secara langsung membeli
produk atau layanan dari penjual melalui internet menggunakan web browser.
Nama-nama yang digunakan selain e-commerce adalah : e-web-store,
e-shop, e-store, Internet shop, web-shop, web-store, online store, dan virtual
store.
E-commerce
memiliki 2 wilayah yaitu : Business to Business (B2) dan Business to Consumer
(B2C).
B2B merupakan
transaksi diantara para pebisnis, seperti antara perusahaan dan pengusaha
grosir, atau antara pengusaha grosir dengan retailer.
B2C adalah
sistem transaksi dari pebisnis langsung kepada konsumen / end-user.
BAB II
PEMBAHASAN
Toko Online (belanja daring) adalah suatu bentuk
perdagangan menggunakan perangkat elektronik yang memungkinkan konsumen untuk membeli
barang atau jasa dari penjual melalui internet. Nama lain kegiatan tersebut
adalah: e-web-shop, e-shop, e-toko, toko internet, web-shop, web-store, toko
online, toko online dan toko virtual.
Sebuah
toko online membangkitkan pembelian produk atau jasa pada pengecer atau pusat
perbelanjaan yang ini disebut dengan istilah belanja online
business-to-consumer (B2C). Dalam proses lain di mana bisnis membeli dari
bisnis lain, disebut belanja online business-to-business (B2B).
Saat
ini belanja online sudah semakin canggih dengan adanya perdagangan via ponsel
(m-commerce ). Telepon seluler telah dioptimalkan dengan sebuah aplikasi untuk
membeli dari situs online.
Kesuksesan
sebuah Ritel tidak lagi semua tentang fisik bangunan, ini terbukti dengan
peningkatan pengecer yang menawarkan antarmuka toko online bagi konsumen.
Dengan pertumbuhan belanja online, banyak peluang pasar baru untuk toko
memenuhi permintaan pasar luar negeri dengan persyaratan layanan tertentu.
Contoh perusahaan ritel online terbesar adalah Alibaba, Amazon.com, eBay,
GrantonWorld,
dll.
Perkembangan
Belanja Online (belanja daring)
Server World Wide Web (WWW) dan Browser, yang
dibuat oleh Tim Berners-Lee pada
tahun 1990, dibuka untuk penggunaan komersial pada tahun
1991. Iinovasi teknologi berikutnya muncul pada tahun 1994 dengan
munculnya Netscape’s SSL standar enkripsi v2 untuk keamanan
transfer data dibuat, maka online banking diterapkan. Dan Intershop
pertama kali memakai sistem belanja online. Tidak ketinggalan Pizza Hut membuka
toko pizza online. Setelah itu Amazon.com dan eBay
meluncurkan situs belanja online di tahun 1995 .
Pelanggan Belanja
Online
Pelanggan belanja online harus memiliki akses
ke Internet untuk menemukan produk yang menarik dengan mengunjungi situs ritel
online secara langsung atau dengan mencari alternatif dengan
menggunakan mesin pencari belanja. Seperti Belanja Online Cari Voucher Diskon, deal dan Kupon di
GrantonWorld
Setelah produk tertentu telah ditemukan di
situs penjual, sebagian besar pengecer online menggunakan aplikasi keranjang
belanja untuk memungkinkan konsumen untuk mengakumulasi beberapa item untuk
menyesuaikan jumlah, seperti halnya mengisi fisik keranjang belanja atau
keranjang di toko konvensional sebelum dibawa ke kasir.
Setelah itu sebuah proses “checkout” di mana pembayaran
dan informasi pengiriman dikumpulkan. Beberapa toko online memungkinkan
konsumen untuk mendaftar account online permanen sehingga semua informasi ini
hanya perlu dimasukkan sekali. Konsumen sering menerima e-mail konfirmasi
setelah transaksi selesai.
Pembeli online umumnya menggunakan kartu
kredit atau PayPal untuk melakukan pembayaran. Namun,
beberapa sistem memungkinkan pengguna untuk membuat account dan membayar dengan
cara alternatif, seperti:
- Penagihan ke ponsel dan sambungan telepon rumah
- Cash on delivery (COD)
- Kartu Debit
- Debit langsung di beberapa negara
- Uang elektronik dari berbagai jenis
- Wesel pos
- Wire transfer / pengiriman pembayaran
- Bitcoin atau lainnya
Setelah pembayaran telah diterima, barang
atau jasa dapat disampaikan dengan cara berikut:
- Men-download / distribusi Digital : Metode yang sering digunakan untuk produk media digital seperti software, musik, film, atau gambar.
- Mencetak (print out), pemberian kode atau e-mail untuk barang-barang tertentu seperti tiket, kupon atau kode. Biasanya dapat dilunasi pada kantor atau agen fisik untuk memverifikasi kelayakan mereka. Pembelian tiket secara online, popularitas layanan ini telah meningkat.
- Drop pengiriman : Pesanan akan diteruskan ke pihak ketiga (jasa pengiriman) yang kemudian dikirim langsung ke konsumen, untuk menghemat waktu dan biaya.
- Pengiriman langsung: Produk ini dikirim langsung oleh toko online ke alamat pelanggan yang telah ditentukan.
- Pengambilan ditetapkan. Pelanggan bisa memilih toko yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal untuk mengambil produk yang dipesan di toko online. Konsep ini seperti di Alfaonline.com Toko belanja online murah.
Keuntungan Belanja
Online
- Pembeli tidak perlu datang langsung ke toko, mall, dan lain sebagainya. Cukup dengan mengakses website lewat internet untuk memilih barang yang dikehendaki
- Kapan dan di mana saja dapat memilih barang. Dari rumah, kantor, perjalanan, dll selama terdapat koneksi internet dalam waktu 24 jam.
- Pemilik Toko online dapat menekan biaya untuk fisik toko karena cukup memasarkan produknya melalui Internet
- Pemasaran produk bisa menjangkau seluruh dunia.
Kerugian Belanja
Online
- Kualitas barang terkadang tidak sesuai dengan keinginan. Apa yang ditampilkan di website bisa berbeda dengan yang terima.
- Rentan aksi penipuan dimana banyak kasus ketika pembeli telah mengirim sejumlah uang yang disepakati, barang yang dibeli tidak dikirim
- Resiko barang rusak setelah diterima akibat pengiriman pihak ketiga. Meski bisa diganti memerlukan waktu lagi.
- Rentan aksi pemboboloan rekening karena pembayaran dilakukan melalui Internet
- Marak aksi spamming karena setelah pembeli melakukan registrasi, penjual cenderung selalu mengirimkan katalog online melalui email pembeli dan hal ini cukup mengganggu privasi masing-masing pembeli dan penjual
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
1. Kesimpulan
Belanja online (belanja daring) adalah suatu bentuk
perdagangan menggunakan perangkat elektronik yang memungkinkan konsumen untuk membeli
barang atau jasa dari penjual melalui internet. Nama lain kegiatan tersebut
adalah: e-web-shop, e-shop, e-toko, toko internet, web-shop, web-store, toko
online, toko online dan toko virtual.
1. Daftar Pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar