PENGERTIAN CITIZEN JOURNALISM
Ditujukan
untuk memenuhi tugas mata kuliah
Cyber
Media
Disusun
Oleh :
Rizki
Agustian 122050039
UNIVERSITAS
PASUNDAN
PROGRAM
STUDI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS
ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
BANDUNG
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan yang maha esa, karena atas rahmat-Nya jualah, kami dapat menyelesaikan makalah tentang pengertian CITIZEN JOURLNALISM ini yang lebih dikhususkan kepada pembahasan tentang konvergensi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam memberikan masukan dan kritik yang membangun yang dapat menjadikan makalah ini lebih lengkap dan lebih layak sebagai informasi.
Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada Bp. Drs Patria Hidayat. Selaku dosen
pembimbing mata kuliah Cyber
Media yang telah berkenan memberikan informasi tentang materi yang akan kami
bahas.
Kami menyadari makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh
karena itu, kami senantiasa mengharapkan masukan dan penyempurnaan makalah ini.
Akhirnya, semoga makalah ini dapat bermanfaat.
Bandung, 11 Desember 2014
Bandung, 11 Desember 2014
Penulis
Rizki Agustian
DAFTAR ISI
BAB 1 : PENDAHULUAN
A. Latar Belakang…...………………………………………………………………….1
BAB II : PEMBAHASAN
1.1 Definisi Citizen Journalism………………….………………………………........2
1.2 Jenis-jenis Citizen Journalism……….……………………………………….....2-3
1.3 Peran dan Fungsi Citizen Journalism…………………………………………3-4
1.4 Etika Citizen Journalism………………………………………………….............4
BAB III : PENUTUP
A. Kesimpulan……………………………………………………………………………5
B. Rferensi………………………………………………………………………………..6
BAB I
LATAR BELAKANG
Berita
adalah informasi baru atau informasi mengenai sesuatu yang sedang terjadi,
disajikan lewat bentuk cetak, siaran, Internet,
atau dari mulut ke mulut kepada orang ketiga atau orang banyak.
Laporan berita merupakan tugas profesi wartawan,
saat berita dilaporkan oleh wartawan laporan tersebut menjadi fakta / ide
terkini yang dipilih secara sengaja oleh redaksi pemberitaan / media untuk
disiarkan dengan anggapan bahwa berita yang terpilih dapat menarik khalayak
banyak karena mengandung unsur-unsur berita.
Stasiun televisi biasanya memiliki acara berita
atau menayangkan berita sepanjang waktu. Kebutuhan akan berita ada dalam
masyarakat, baik yang melek huruf maupun yang buta huruf.
Jurnalistik Warga atau yang biasa
disebut dengan “citizen Journalism” itu tidak asing ditelinga saya. Seringkali
saya mendengar istilah tersebut namun tidak paham sepenuhnya dengan apa itu
yang dinamakan citizem journalism. Sepengetahuanku citizen journalism itu
merupakan bentuk partisipasi masyarakat akan penyampaian informasi dalam format
berita.
BAB II
PEMBAHASAN
Melalui tulisannya di ruangdosen.wordpress.com, M. Badri (wartawan, ilmuwan,
sastrawan) mengungkapkan kalau dulu reportase adalah tugas khusus yang
dibebankan kepada wartawan atau reporter media massa. Sekarang setiap warga
bisa melaporkan peristiwa kepada media. Inilah yang kemudian disebut citizen
journalism, participatory journalism, atau ada juga yang menyebutkan
open source journalism. Perubahan makna tersebut sebagai akibat dari
perkembangan dua hal yaitu perkembangan jurnalistik dan perkembangan media.
Itulah
mengapa dinamakan citizen journalism, participatory journalism, atau
ada juga yang menyebutkan open source journalism. Terus apas ih sebenarnya
pengertian dari citizen journalism tersebut.
Definisi “Citizen Journalism”
Menurut
Wikipedia
Jurnalisme
warga, yang juga dikenal sebagai publik atau jurnalisme partisipasi atau
jurnalisme demokratik, adalah tindakan non-profesional yang memainkan peran
aktif dalam proses pengumpulan, pelaporan, penelitian dan penyebaran berita dan
informasi,”
Menurut
ensikopledi IT
Berita
dan komentar dari publik secara luas. Menggunakan situs wiki dan blog-blogs,
siapapun dapat memberikan kontribusinya berupa informasi tentang peristiwa yang
ada. Juga dikenal sebagai “jurnalisme warga berkolaborasi” (collaborative
citizen journalism/CCJ), “media akar rumput” atau “penerbitan pribadi”.
Konsep di balik jurnalisme warga adalah banyaknya sukarelawan yang membantu
untuk memastikan bahwa informasi itu lebih akurat dibanding kalau dilaporkan
hanya oleh satu sumber saja.
Definisi
dari Jay Rousen
Ketika
orang-orang yang sebelumnya dikenal sebagai pemirsa media pers mempunyai
kekuatan kontrol untuk berbagi informasi satu sama lain sesama pemirsa media
pers, maka itulah jurnalisme warga.
Jenis-jenis “Citizen Journalism”
Ada
beberapa jenis dari citizen journalism ini. Di internet kita bisa menemui
berbagai situs dan blog yang mempunyai berbagai bentuk dan penampilan. Namun
dari semua bentuk dan penampilan yang beragam tersebut dapat digolongkan
menjadi 6 jenis (Artikel di Online
Journalism Review oleh J. D.Lasica, tahun 2003), yaitu:
1. Partisipasi pemirsa, yakni komentar-komentar yang
diberikan oleh pengguna yang dihubungkan dengan kisah-kisah berita, blog-blog
pribadi, foto-foto atau video dari kamera pribadi, atau berita lokal yang ditulis
oleh sebuah komunitas masyarakat)
2.
Berita independen dan situs informasi, seperti Consumer Reports dan The Drudge Report.
3. Situs berita yang berdasarkan partisipasi sepenuhnya dari
penggunanya, seperti OhmyNews, GroundReport.
4. Situs media yang bersifat kolaborasi dan kontribusi,
seperti Slashdot, Kuro5hin, Newsvine
dan HumanTimes.
(Wikimu bisa digolongkan ke dalam jenis ini).
5.
Berbagai jenis lainnya yang lebih kecil, seperi mailing lists dan email
newsletters.
6.
Situs siaran pribadi, seperti situs siaran video KenRadio.
Peran dan Fungsi “Citizen
Journalism”
Kemajuan
teknologi informasi secara pasti memberikan andil yang sangat besar dalam
pembangunan masyarakat pada masa sekarang ini. Didukung kemajuan teknologi,
terutama internet, media massa telah membentuk ruang publik yang sangat luas.
Partisipasi warga menjadi terbuka lebar dengan kondisi ini.
Dukungan
terhadap jurnalisme warga ternyata juga datang dari kalangan wartawan. Richard
Sambrook, wartawan BBC’s World yang mengatakan bahwa sudah terjadi pembentukan
jaringan informasi di era global yang memungkinkan munculnya interaksi yang
tinggi antara BBC dengan audience. Ia mengamati bahwa para jurnalis BBC harus
bisa bekerjasama dengan audience dengan memberi kesempatan untuk kontribusi
pada informasi di BBC. Blog mainstream yang merupakan pelopor dari
citizen journalism di berbagai negara sebagai contoh OhmyNews di Korea Selatan
(Semangat Melawan media mainstream).
Di
Indonesia, jurnalisme warga juga bisa dibilang sudah mulai berkembang dan
kegunaannya dirasakan saat adanya peristiwa-peristiwa besar seperti serangan
teroris dan bencana alam. Citizen journalism juga dikaitkan dengan hyperlocalism
karena komitmennya yang sangat luarbiasa pada isu-isu lokal, yang “kecil-kecil”
(untuk ukuran media mainstream), sehingga luput dari liputan media mainstream. Citizen
journalism tidak bertujuan menciptakan keseragaman opini publik. Pemberitaan
citizen journalism lebih mendalam dengan proses yang tak terikat waktu,
seperti halnya deadline di mainsteram media.
Perkembangan
citizen journalism didukung pula dengan perkembangan citizen media dan
sosial media. Sejak tahun 2002-nan, citizen media telah berkembang pesat yang
mencoba mencari eksistensi di tengah atmosfer media tradisional. Dengan adanya
internet, citizen media mampu menyebarkan informasi dalam bentuk teks, audio,
video, foto, komentar dan analisis. Bahkan mampu menjalankan fungsi pers
seperti watchdog, filter informasi, pengecekan fakta bahkan pengeditan.
Konten
atau isi dari citizen journalism bisa berupa peristiwa, pengalaman,
dan reportase yang termasuk kedalam berita, bisa juga pendapat, ulasan
atau analisa yang termasuk kedalam opini, selain itu bisa merupakan gagasan
atau ide seperti tulisan ringan atau catatan harian, fiksi, tips dan
tutorial.
Jurnalis
warga atau citizen journalism dapat memanfaatkan media-media yang
ada baik mainsteram media ataupun social media. Dalam mainstream media seperti
media cetak melalui surat pembaca, media televisi melalui iwitness dan
suara anda, media radio melalui info lalu lintas, media online bisa melalui
kolom komentar. Sedangkan social media melalui blog (wordpress, blogspot), Microblog
(twitter), Media Sosial Blog (kompasiana, ohmy news, now
public), Situs Pertemanan (facebook, friendster), Situs foto share
(flickr, twitpic), Situs video share (youtube).
Yenti
dkk di Blogdetik (2008] menulis peran dan fungsi citizen journalism sama
seperti peran dan fungsi jurnalistik pada umumnya, yaitu sebagai sumber
informasi, hiburan, kontrol sosial, hingga agen perubahan. Dengan adanya citizen
journalism jaringan informasi dan sumber informasi akan lebih luas. Bahkan citizen
journalism sering menjadi sumber informasi penting untuk media mainstream.
Etika “Citizen Journalism”
Blogger
senior dan praktisi komunikasi Wimar Witoelar pernah mengungkapkan, blog boleh
dibilang bersifat komunal. Di dunia blog, transparansi dan akuntabilitas
menjadi kata kunci. Seorang penulis blog tidak lagi dianggap yang paling tahu.
Pendapat-pendapatnya bisa dikritisi oleh siapa pun lantaran sifat blog yang
transparan. Inilah paradigma baru dari blog. Melalui blog akan tercipta citizen
journalism, di mana setiap orang bebas berpendapat.
Karena
itu, menjadi citizen journalist juga ada etikanya. Etika citizen
journalism kurang lebih sama dengan etika menulis di media online. Di
antaranya sebagai berikut:
- Tidak menyebarkan berita bohong
- Tidak mencemarkan nama baik
- Tidak memicu konflik SARA
- Tidak memuat konten pornografi
- Dll
BAB
III
PENUTUP
KESIMPULAN
Menurut
Wikipedia Jurnalisme warga, yang juga dikenal
sebagai publik atau jurnalisme partisipasi atau jurnalisme demokratik, adalah
tindakan non-profesional yang memainkan peran aktif dalam proses pengumpulan,
pelaporan, penelitian dan penyebaran berita dan informasi,”
Menurut
ensikopledi IT Berita dan komentar dari publik secara luas. Menggunakan situs
wiki dan blog-blogs, siapapun dapat memberikan kontribusinya berupa informasi
tentang peristiwa yang ada. Juga dikenal sebagai “jurnalisme warga
berkolaborasi” (collaborative citizen journalism/CCJ), “media akar
rumput” atau “penerbitan pribadi”. Konsep di balik jurnalisme warga adalah
banyaknya sukarelawan yang membantu untuk memastikan bahwa informasi itu lebih
akurat dibanding kalau dilaporkan hanya oleh satu sumber saja.
Definisi
dari Jay Rousen Ketika orang-orang yang sebelumnya dikenal sebagai
pemirsa media pers mempunyai kekuatan kontrol untuk berbagi informasi satu sama
lain sesama pemirsa media pers, maka itulah jurnalisme warga.
REFERENSI

