Rabu, 15 Oktober 2014

pengertian feature news dan contoh

Pengertian Feature News  Menurut Romli dalam bukunya yang berjudul "Jurnalistik Praktis" menyebutkan, bahwa : "Feature News adalah feature yang lebih banyak mengandung unsur berita, berhubungan dengan peristiwa aktual yang menarik perhatian khalayak." (Romli, 2001:17). Sementara menurut Charnley dalam buku Hikmat Kusumaningrat Purnama Kusumaningrat yang berjudul "Jurnalistik Teori dan Praktek" mengatakan tentang feature news, yaitu: "Feature news adalah berita yang hanya dipilih untuk disajikan terutama karena unsur beritanya dan bukan ditekankan pada aktualitas." (Kusumaningrat, 2005:221) Pengetahuan yang luas tentang masalah yang digarap sangat membantu keunikan pokok bahasan features news dan kemenarikan penulisan karangan tersebut. Secara singkat features news mengerahkan segala judul, lead dan rangkaian cerita dalam tubuh berita untuk memikat pembaca sehingga mereka tertarik untuk membaca tulisan tersebut. Menurut Mappatoto (1999) dalam buku Haris Sumadiria yang berjudul "Jurnalistik Indonesia" menyebutkan bahwa : "Feature news adalah artikel yang kreatif, kadang-kadang subjektif, yang dirancang terutama untuk menghibur dan memberitahu pembaca tentang peristiwa, situasi, atau aspek kehidupan". (Sumadiria, 2005:152). Meskipun Feature news merupakan berita yang dirancang untuk menghibur khalayak, namun dalam penulisannya tetap memperhatikan nilai-nilai suatu berita. Karena, pada dasarnya berita yang di-feature-kan adalah berita yang ditulis dengan lebih menekankan pada unsur human interest, jadi nilai-nilai berita dan unsur lainnya yang terkandung dalam suatu berita tetap ada dalam suatu feature news.   Ciri-ciri Feature  News Tulisan yang berupa berita disebut feature news, adapun cirri-ciri feature news, diantaranya : Bukan berita dalam arti yang biasa, tetapi berita yang "di-feature- kan" berita-berita dalam golongan ini seperti berita hari kedua (sidebars) dalam ketergantungannya pada peristiwa-peristiwa yang aktual. Feature news bukan sekedar berita faktual, melainkan berita yang dibuat menarik dengan dibubuhi unsur sentuhan manusia. Artinya, bukan karena berita itu penting, melainkan karena berita itu ditulis menarik. Penulisan feature news ditekankan pada maksud berkisar pada salah satu "emosi" kita, misalnya untuk menimbulkan rasa sedih, rasa heran, takjub, geli, jengkel, rasa senang dan sebagainya. (Kusumaningrat, 2005:219,222) Dari dua ciri di atas dapat diartikan bahwa feature news menarik dalam arti kata tulisan yang berkenaan dengan sesuatu berita diolah sedemikian rupa sehingga titik beratnya bukan pada berita itu sendiri tetapi pada cara berita itu disajikan. Dengan kata lain : Titik beratnya bukan pada "eventnya" tetapi bagaimana cara "melukiskannya" (tekanan pada keadaan, bukan pada kejadiannya). Karena titik beratnya bukan pada beritanya, maka features news bisa merupakan suatu tulisan yang berasal dari berita yang kurang menarik. Penulisan Feature News yang Baik Ada enam Penulisan feature yang baik, yaitu : Susunannya berbentuk sedemikian rupa, sehingga lebih banyak berbicara pada perasaan manusia. Lebih dramatis/didramatisir Tetap memberikan informasi tetapi yang utama dalam segi entertainment (hiburan) yaitu segi human interest. Bahan/Kalimat sebaiknya pendek-pendek (agar lebih hidup) Menguraikan peristiwa, setiap alinea dibuat sedemikian rupa sehingga minat perhatian pembaca semakin ‘meninggi'. Arti klimaks dan Suspence / Suspended Interest.(Catatan kuliah Penulisan Feature Semester VIII) Contoh Feature Janda Pejuang Diberi Cuma Rp50 ribu Ditonton ribuan pasang mata, dua janda veteran perang gerilya dipanggil lewat pelantang agar memasuki lapangan Ambarita. Pukul 11.00 siang itu, 17 Agustus 2013, pengibaran bendera Merah Putih baru saja kelar dalam upacara peringatan dirgahayu Republik Indonesia. Salah satu janda pejuang sempat terpinga-pinga setelah pejabat Kecamatan Simanindo menyalamkannya sepucuk amplop putih. “Apa ini, Pak?” tanya dia kepada aparat yang menjabat tangannya. Dijawab bahwa isi amplop adalah sekadar bantuan dana tali asih bagi janda bekas pejuang kemerdekaan. “Oh, terima kasih untuk kalian.” Si nenek pun semringah, lalu kembali duduk. Beberapa birokrat, anggota DPRD Samosir, dan tokoh masyarakat yang duduk di podium bertepuk tangan. Saya menghampiri kedua istri veteran itu. Terlihat mereka diam-diam membuka amplop. Isinya …, olala! Hanya satu lembar uang pecahan Rp50 ribu. Ditanya bagaimana perasaannya memperoleh bantuan berupa uang receh, Tiorina Nainggolan (82 tahun), salah satu janda veteran, berkomentar singkat: berapa pun jumlahnya, “Terima kasih kepada pemerintah.” Suami Tiorina Nainggolan, Martogu Rumahorbo, meninggal pada 1994. Martogu ikut berperang di hutan Harangan Ganjang, Kabupaten Simalungun, sebelum dan sampai tahun 1945. Karena kendala administrasi, Martogu mesti berupaya selama sepuluh tahun sebelum akhirnya mendapat dana tunjangan kehormatan veteran dari negara. Kini istrinyalah, Tiorina, yang mencairkan dana Rp1 juta lebih sedikit itu saban bulan dari kantor pos. http://www.nonfiksi.com/2013/12/4.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar